How to make a good business even better

Fall 2004

Successful small business owners know that ongoing improvements play a big role in business growth. Your competitors can be a key source for inspiration.

Managers of large corporations regularly and systematically look at the performance of other companies to determine how they compare and where they can improve. Your business may be smaller, but it can still benefit if you follow the lead of bigger companies. Whether the review you conduct is formal or informal, complex or simple, a benchmarking exercise can help reduce costs, improve performance, and infuse your business with new ideas.

While you’re conducting your review, CIBC business advisors and their team of specialists can direct you to relevant data sources, and provide feedback to help you focus on the areas that are most important to your business.

Following are some suggestions to help you with your evaluation process.

1. Understanding your challenges
As with any undertaking, the first step is to understand your challenges. What area of the business do you want to evaluate? What key processes affect performance? Where do you suspect there might be room for improvement? Some of the most common areas for examination include cost control, inventory management, customer service, IT, and human resources.
2. Identifying your measures
Break down the general area for study by selecting one specific process at a time (such as order taking) rather than looking at an entire system (such as fulfilment), which comprises many processes. This will produce the most meaningful results and a greater likelihood of making real and lasting change in a reasonable time frame.
3. Collecting your information
What data will you need to gather to establish your baseline position in the chosen area?

Financial figures aren’t the only ones worth examining. For example, if you are studying product delivery, you could look at shipment times, percentage of late shipments, and customer feedback, in addition to actual shipping costs.

If the area you want to study is intangible, try to determine measurable items that are related. To explore employee satisfaction, for instance, you might monitor employee turnover and absenteeism.

4. Looking externally
Having established a baseline for your firm’s past performance, it’s time to look outward. How will you select the other companies?

In addition to comparing your business to your direct competitors, you might also find useful data from firms in other industries that operate in a geographic area similar to yours or that serve a similar demographic market.

There are several ways to collect the information you need. Quantitative data on standard business numbers such as revenue, cost of goods sold, and debt to equity ratio can be acquired from government and industry resources.

For more qualitative data, you might consider interviewing a company rep or using a survey. Many companies are willing to provide information.

5. Analyzing the data
The significant part of the analysis is uncovering major gaps between internal and external data. You can use these differences as a guideline to discover where there is room for improvement. Keep in mind, however, that every company is different, so some of the gaps may simply reflect a particular focus or priority of your company.

For example, your production and staffing costs might be twice those of your competitor; but if your unique selling proposition is to provide superior quality, those costs may well be warranted.

6. Finding the solution
Your findings will provide the foundation for improvements. Sometimes, they will hold the actual solution (as in changing suppliers to cut costs), while, in other cases, they will signal an area where further research or some creative brainstorming is required.

Always consider the big picture. For example, a faster ordering process may reduce costs, but it may also reduce your ability to develop relationships with your customers.

7. Implementing new processes
Here are some key principles to follow at the implementation stage:

  • Set clear and realistic targets.
  • Consider other areas of your business that might be affected by the changes.
  • Establish a time frame for achieving goals.
  • Put the plan in writing.
  • Communicate the plan to your staff.

At the end of the time frame, review your benchmark data. You may well find that even small improvements to the way you run your business can bring large rewards in efficiency and profitability.

Discuss your business plans and goals with your CIBC business advisor, who can help you meet your company’s financial goals.

Trademarks and Disclaimers

The information in this article is believed to be accurate at the time of publishing; CIBC is not liable for any errors or omissions. This article is intended to provide general information and should not be construed as specific legal or tax advice. Individual circumstances and current events are critical to sound planning; anyone wishing to act on this article is best instructed to consult his/her CIBC business advisor.

™ Trademark of CIBC.

“CIBC For what matters.” is a TM of CIBC.

MESIN UANG GRATIS

May 11, 2008

Tidak hanya sekedar pergi ke warnet dan anda begitu aja menghabiskan waktu.
Tapi isi lah dengan hal – hal yang lebih menguntungkan.
Dengan hanya membayar kurang dari Rp.100,000,-(jika belum ada perubahan harga) Cobalah masuk ke link ini;
http://www.formulabisnis.com/?id=Rudianto99 bacalah dengan pelan dan seksama.
Setelah masuk ke site ini
Cari lah kalimat register anda akan dapat account secara gratis.

Cukup dengan satu jam kerja di warnet atau di rumah sendiri sambil ngemong anak anda atau sambil bercengkrama dengan keluarga.
Berpikirla positif karena sesuatu hanya akan berhsil jika kita sungguh-sungguh melakukannya.

Sistem Mesin Uang Otomatis (SMUO)

Merupakan sebuah paket informasi dalam format e-book sebanyak 170 halaman yang di kemas secara unik. Di dalamnya anda akan menemukan cara menciptakan mesin uang otomatis, yaitu sebuah mesin virtual yang dirancang khusus untuk menghasilkan uang dari Internet secara otomatis, mengalir tanpa henti ke rekening anda, 24 jam sehari, 7 hari seminggu.

Anda bisa pesan Ebook Paket SMUO lewat link berikut klik disini Klik di Sini, Miliki Sistem Mesin Uang OtomatisSekarang Juga!

syarikat Dagang Islam(SDI)—>terpecah 2
Syarikat islam(SI) merah(semaun,darsono,dll), cikal bakal PKI.
Syarikat islam(Kartosuwiryo, agus salim)Kartosuwiryo(SMK) kemudian dipecat dari SI,

Kemudian tanggal 7-8-49 DI/TII diproklamirkan oleh SMK dan tahun 1962 DI/TII dapat dilumpuhkan dengan operasi PAGAR BETIS.DI/TII–>terpecah menjadi 2

NII filah(komandan2 DI/TII)
NII militer(bikinan Intelijen dan para pengkhianat DI/TII)dengan siasat pemerintah, sekitar tahun 1976(kalo ga salah)NII filah dan NII militer dapat digabungkan, kemudian terpilihlah daud beureuh sebagai imam NII, pada waktu itu ajengan masduki tidak setuju dengan keputusan penggabungan ini maka beliau membentuk kelompok sendiri yg pada akhirnya kelompok masduki ini diinfiltrasi oleh intel kemudian terprovokasi untuk melakukan bom2 teror di nusantara.NII filah difitnah sebagai basis intel(BAKIN/BAIS), sehingga terjadi peristiwa pembunuhan 20 orang tokoh NII filah..akhirnya NII filah memisahkan diri lagi.Sekitar tahun 80-an NII terpecah menjadi beberapa faksi, beberapa tokoh NII(Abdulah sungkar,Abu bakar Basyir)hijrah ke malaysia dan menyusun kekuatan di malaysia, kemudian mereka membentuk Jamaah islamiyah, anggota2nya banyak yg dikirim ke afghan untuk mendapat pelatihan perang.JI ini pun terkooptasi oleh intel dengan adanya peristiwa poso..tahun 1999 abdulah sungkar meninggal dunia,kemudian Basyir tepilih jadi imam JI tapi sekitar thn 2000(kalo ga salah)..Abu bakar Basyir terpilih jadi pemimpin Majelis Mujahidin Indonesia(MMI)sehingga jabatan imam di JI dicopot..kemudian JI dipegang oleh Hambali cs.Balik lagi ke NII..NII terpecah menjadi beberapa faksi, karena terpecah inilah pemerintah menyusupkan satu sempalan NII yg kita kenal sebagai NII KW9 yg dipimpin oleh Abu Toto..tujuannya untuk membuat rakyat phobia terhadap islam termasuk dengan bom2 teror yg terjadi pada waktu itu.kebijakan pemerintah untuk menghancurkan dan mengendalikan harakah islam:
Partai islam harus direstui o/ presiden dan dikendalikan oleh BIN(ali murtopo)
Melakukan infiltrasi dan provokasi terhadap setiap pergerakan islam untuk justifikasi penangkapan tokoh2nya,dengan alasan makar lah..teroris lah,dsb.

Ali murtopo menugaskan salah satu anak buahnya yaitu Hilmi Aminudin untuk membuat suatu gerakan islam yg cinta damai, tidak melakukan makar,dll…gerakannya kita kenal di kampus-kampus dengan sebutan Tarbiyah yg menjadi cikal bakal PK dan tahun 1999 berubah menjadi Partai

Keadilan Sejahtera(PKS) .

singkatnya seperti itu..sebenernya lumayan rumit dan saling berkaitan.Islam dan qur’an itu diturunkan tidak untuk membuat kita susah, jadi tunggu apa lagi?

ga usah diliat dari namanya..tapi liat dari segi akidahnya, ibadahnya, caranya, tujuannya,dll..kalau semua itu bener..ya itulah yg bener mau namanya NII, DI/TII, atau apapun lah silahkan ikut berjuang.berminat silahkan hubungi saya di :Rampal_idez@yahoo.com

Untuk beli buku Klik di Sini, Miliki Sistem Mesin Uang OtomatisSekarang Juga!

Bisnis Informasi

May 11, 2008

Bill Gate berkunjung ke Indonesia. Ada apa ? Informasi ini akan sangat dibutuhkan oleh segelintir orang yang memang memahami apa arti kedatangan nya ke Indonesia.

Mungkinkah dia hanya berlibur ke Bali?

Apakah ada kepentingan lain?

Bagi orang yang pandai membaca peluang, itu berarti akan ada suatu perubahan pergerakan dunia bisnis yang sangat revolusioner di Indonesia, khusus nya di bidang teknologi dan informasi.

Bill Gate membaca peluang bahwa Indonesia adalah tambang emas untuk binisnya, dan kita mensinyalkan adanya pengembangkan potensi diri kita sendiri dan bangsa ini lewat dunia TI.

Akan kah dengan TI ini ada perubahan perekonomian yang significan bagi bangsa Indonesia. oh..tentu itu bisa kita lihat setelah ada nya teknologi microsof masuk ke Indonesia. Mahasiswa tidak perlu lagi kotor-kotor ngurus karbon ketika sedang membuat skripsi. Perkantoran sudah mulai melek dengan komputer.Desain grafis sudah mulai menunjukan kualits yang memadai.Dll…dll.

adalah bersukur sikap kita kepada Alloh S.W.T atas semua kemudahan ini.

May 10, 2008

Berkumpul bersama keluarga tentu menjadi kegiatan yang menyenangkan untuk bersantai. Bisa dengan mengajak keluarga berwisata ke suatu tempat, makan bersama di restoran terkenal, atau berkunjung ke sanak saudara di lain kota.

Pasti kan berlibur sambil menghasilkan uang…

gabung di link ini;

http://www.formulabisnis.com/?id=Rudianto99

ಆಟು ಇನಿ http://www.formulabisnis.com/?id=Rudianto99

atau free ದಿಸಿನಿ http://www.slashmysearch.com/earn/id/99421

KERAJA SATU JAM SAJA

May 10, 2008

Aku dapatkan penghasilan sambil ngaso di rumah atau di warnet terdekat cukup satu jam saja…seperti sebuah lagu…SATU JAM SAAAAA..JA…selanjutnya duit ngalir terus…hore…just sale informasi tok…
------------------------------------------------------
    ** Orang Jepang Internet Marketing Center **
 Pusat Pembelajaran Internet Marketing PERTAMA 
                  Dan Terbaik di Indonesia
-------------------------------------------------------
 
 
Hello  gays   :-)  
 
9 Tipe Kepribadian Entrepreneur – 
 Yang Manakah Tipe Kepribadian anda?
 
 
1. The Improver. 
 
Anda memiliki kepribadian ini jika Anda menjalankan bisnis dengan 
menonjolkan gaya improver alias ingin selalu memperbaiki. 
Anda menggunakan perusahaan Anda untuk ‘memperbaiki dunia’. 
Improver memiliki kemampuan yang kokoh dalam menjalankan bisnis. 
Mereka juga memiliki intergritas dan etika yang tinggi.
 
Personality Alert: Waspadai sifat Anda yang cenderung
menjadi perfeksionis dan terlalu kritis terhadap karyawan
dan pelanggan Anda. Contoh Entrepreneur: Anita Roddick,
pendiri The Body Shop.
 
2. The Advisor. 
 
Tipe kepribadian pebisnis seperti ini bersedia memberikan 
bantuan dan saran tingkat tinggi bagi para pelanggannya. 
Motto dari advisor ini yaitu pelanggan adalah benar dan kita 
harus melakukan apa saja untuk menyenangkan mereka.
 
Personality Alert: Seorang advisor bisa jadi terlalu fokus
pada kebutuhan bisnis mereka dan pelanggan, sehingga
cenderung mengabaikan kebutuhan mereka sendiri dan
bisa-bisa malah cape hati sendiri. Contoh Entrepreneur:
John W. Nordstrom, pendiri Nordstorm.
 
3. The Superstar. 
 
Inilah bisnis yang pusatnya dikelilingi oleh karisma dan energi 
tinggi dari Sang CEO Superstar. Pebisnis dengan kepribadian 
seperti ini biasanya membangun bisnis mereka dengan personal 
brand mereka sendiri.
 
Personality Alert: Pebisnis dengan tipe ini bisa menjadi
terlalu kompetitif dan workaholics.
 
Contoh Entrepreneur: Donald Trump, CEO Trump Hotels &
Casino Resorts.
 
 4. The Artist. 
 
Kepribadian pebisnis seperti ini biasanya senang menyendiri 
tapi memiliki kreativitas yang tinggi. Mereka biasanya sering 
kali ditemukan di bisnis yang membutuhkan kreativitas seperti 
pada perusahaan agen periklanan, web design, dll.
 
Personality Alert: Pebisnis tipe ini bisa jadi terlalu
sensitif terhadap respon pelanggan Anda, walaupun kritik
dari mereka bersifat membangun.
 
Contoh Entrepreneur: Scott Adams, pendiri dan penggagas
Dilbert. 
 
Sebenarnya masih ada 5 tipe kepribadian entrepreneur lainnya. 
Kami akan mengirimkannya kepada Anda besok. Jadi tunggu saja ya!
 :-) 
 
Karena dengan mengetahui tipe kepribadian dalam menjalankan 
sebuah bisnis, Anda bisa lebih terarah dalam memimpin bisnis.
 
Apabila anda ingin lebih terarah dan tertarget dalam
memasarkan bisnis melalui internet, bergabunglah bersama 
Asian Brain Internet Marketing Center. 
 
Gabung melalui link ini:

http://www.formulabisnis.com/?id=Rudianto99

 
Bila ada pertanyaan, jangan sungkan untuk email kepada kami

melalui http://www.formulabisnis.com/?id=Rudianto99

 
 
5. The Visionary. 
 
Sebuah bisnis yang dibangun oleh seorang visioner biasanya 
berdasarkan visi masa depan dan pemikiran pendirinya. Anda 
memiliki keingintahuan yang tinggi untuk mengerti dunia di 
sekeliling Anda dan akan membuat rencana untuk menghindari 
segala macam rintangan.
 
Personality Alert: Seorang visioner bisa jadi terlalu fokus
pada mimpi mereka dan kurang berpijak pada realitas. Dan
jangan lupa, menyertai visi Anda dengan melakukan tindakan
nyata. Contoh Entrepreneur: Bill Gates, pendiri MicroSoft
Inc.
 
6. The Analyst. 
 
Jika Anda menjalankan bisnis sebagai seorang analis, perusahaan 
Anda biasanya memfokuskan pada penyelesaian masalah dalam 
suatu cara sistematis. Seringkali berbasis pada ilmu pengetahuan, 
keahlian teknis atau komputer, seorang analis perusahaan biasanya 
hebat dalam memecahkan masalah.
 
Personality Alert: Hati-hati dengan kelumpuhan analisa.
Bekerjalah dengan mempercayai orang lain. Contoh Entrepreneur:
Gordon Moore, pendiri Intel.
 
7. The Fireball. 
 
Sebuah bisnis yang dimiliki oleh si ‘Bola Api’ ini biasanya 
dioperasikan dengan penuh hidup, energi dan optimisme. 
Pelanggan merasa perusahaan Anda dijalankan dengan tingkah 
laku yang fun.
 
Personality Alert: Anda bisa jadi berkomitmen yang
berlebihan terhadap tim Anda dan bertingkah laku terlalu
impulsif. Seimbangkan keimpulsivan Anda dengan rencana
bisnis.
 
Contoh Entrepreneur: Malcolm Forbes, penerbit dan pendiri
Forbes Magazine.
 
8. The Hero. 
 
Anda memiliki kemauan dan kemampuan yang luar biasa dalam 
memimpin dunia dan bisnis Anda melalui segala macam tantangan. 
Anda adalah inti dari kewirausahaaan dan bisa mengumpulkan 
banyak perusahaan besar.
 
Personality Alert: Terlalu mengumbar janji dan menggunakan
taktik kekuatan penuh untuk mendapatkan sesuatu dengan cara
Anda tidak akan berhasil dalam jangka waktu panjang. Untuk
menjadi sukses, percayailah keterampilan kepemimpinan Anda
untuk menolong orang lain menemukan jalan mereka.
 
Contoh Entrepreneur: Jack Welch, CEO GE. 
 
9. The Healer.
 
Jika Anda adalah seorang ‘penyembuh’, Anda bersifat
pengasuh dan penjaga keharmonisan dalam bisnis Anda. Anda
memiliki kemampuan bertahan yang luar biasa dan keteguhan
disertai dengan ketenangan dari dalam.
 
Personality Alert: Karena sifat perhatian Anda dan
‘kepenyembuhan’ Anda dalam menjalankan bisnis, Anda bisa
jadi menghindari realitas di luar sana dan selalu terlalu
berharap. Gunakan skenario perencanaan untuk persiapan
datangnya masalah.
 
Contoh Entrepreneur: Ben Cohen, salah satu pendiri Ben &
Jerry’s Ice Cream.
 
Nah, dengan mengetahui 9 tipe kepribadian dalam
menjalankan sebuah bisnis,  Rudi  bisa lebih terarah dalam
membangun bisnis . Tapi yang tak kalah pentingnya adalah 
pengetahuan mengenai seluk beluk bisnis itu sendiri, termasuk 
bagaimana cara memasarkannya *melalui internet*.
http://www.formulabisnis.com/?id=Rudianto99
 
 
Jika  Anda berminta belajar bagaimana cara memasarkan
bisnis melalui Internet, silakan bergabung lewat link ini :
http://www.formulabisnis.com/?id=Rudianto99
 
 
 
Salam,
Orang Jepang Team
 
 
 
Berikut ini, kami akan berbagi kiat-kiat sukses menjadi
netpreneur, diantaranya adalah: 
 
1. Kecepatan. 
 
Dengan segala percepatan perkembangan teknologi, globalisasi, 
dan internet, laju perubahan pun semakin cepat dari yang pernah 
dibayangkan. Karena itu, Anda  harus bisa mengantisipasinya 
dan sanggup bereaksi cepat, tapi juga penuh perhitungan.
 
2. Kemampuan Beradaptasi. 
 
Laju perubahan yang terjadi pada dunia internet membutuhkan 
bisnis yang lebih fleksibel dan adaptif dibandingkan sebelumnya. 
Anda  harus menambah pengetahuan dan mampu menginterpretasinya, 
serta secara cepat merespon perubahan tersebut dimanapun 
terjadinya –baik dalam teknologi dan kompetisi, juga pada
pergantian pola pasar dan pembeli-. 
 
3. Eksperimen. 
 
Seorang netpreneur harus bersedia mencoba ide-ide baru di pasar 
yang dibidiknya. Anda  tidak memiliki banyak waktu atau hanya
mengandalkan “market research” yang sudah tidak up to date
untuk mengevaluasi tindakan-tindakan Anda . Eksperimen dan
siap bergerak cepat untuk beradaptasi dengan apa yang
dibutuhkan dan diinginkan pasar kepada Anda .
 
4. Inovasi Yang Konstan. 
 
Meluncurkan produk ke pasar hanyalah sebuah permulaan. 
Dorongan kompetisi yang tak kenal henti dan tuntutan pasar 
terhadap perbaikan membuat fokus bisnis pada inovasi sangat 
penting.
 
5. Kolaborasi. 
 
Sudah menjadi sifat dari netpreneur menjadi kolaboratif. Anda 
tidak bisa bekerja sendiri di pergerakan dengan kecepatan
seperti ini. Internet memungkinkan Anda melibatkan banyak 
pemilik perusahaan dalam setiap langkah. Mulai dari kelahiran
sebuah produk melalui riset, pembangunan produk, pengemasan,
pengiriman, support dan proses perbaikan yang terus berjalan.
 
6. Jadilah Penggerak Distribusi. 
 
Tantangan nyata dari dunia bisnis saat ini adalah distribusi
–penyebaran merek serta identitas produk dan jasa Anda -.
Satu hal yang paling terasa, internet memperkecil hambatan 
distribusi. Untuk itu, Anda harus membangun merek dan saluran
distribusi demi kesinambungan kesuksesan bisnis. 
 
7. Fokus Pada Niche Market. 
 
Internet menjangkau dan mendistribusi kesempatan bisnis pada pasar
baru yang terbuka. Karena itu, netpreneur harus memfokuskan pada 
sektor pasar yang terdefinisi dengan baik -yaitu pada niche market
atau pasar ceruk- agar dapat meraih posisi dominan atau menemukan
pasar yang belum atau kurang terlayani. Walau kenyataannya,
kesempatan yang paling menggairahkan terletak pada menciptakan
pasar yang baru.
 
8. Jadilah Multidisipliner. 
 
Perusahaan dalam era ekonomi baru seperti sekarang menciptakan 
solusi dengan mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu seperti
teknologi, content, grafis, layanan dan hubungan. Karena itu,
seorang netpreneur sukses biasanya memahami berbagai disiplin
ilmu.
 
 
 

Menjadi netpreneur

May 10, 2008

Berikut ini,kutipan orang dari orang Jepang 
Kami akan berbagi kiat-kiat sukses menjadi
netpreneur, diantaranya adalah: 
 
1. Kecepatan. 
 
Dengan segala percepatan perkembangan teknologi, globalisasi, 
dan internet, laju perubahan pun semakin cepat dari yang pernah 
dibayangkan. Karena itu, Anda  harus bisa mengantisipasinya 
dan sanggup bereaksi cepat, tapi juga penuh perhitungan.
 
2. Kemampuan Beradaptasi. 
 
Laju perubahan yang terjadi pada dunia internet membutuhkan 
bisnis yang lebih fleksibel dan adaptif dibandingkan sebelumnya. 
Anda  harus menambah pengetahuan dan mampu menginterpretasinya, 
serta secara cepat merespon perubahan tersebut dimanapun 
terjadinya –baik dalam teknologi dan kompetisi, juga pada
pergantian pola pasar dan pembeli-. 
 
3. Eksperimen. 
 
Seorang netpreneur harus bersedia mencoba ide-ide baru di pasar 
yang dibidiknya. Anda  tidak memiliki banyak waktu atau hanya
mengandalkan “market research” yang sudah tidak up to date
untuk mengevaluasi tindakan-tindakan Anda . Eksperimen dan
siap bergerak cepat untuk beradaptasi dengan apa yang
dibutuhkan dan diinginkan pasar kepada Anda .
 
4. Inovasi Yang Konstan. 
 
Meluncurkan produk ke pasar hanyalah sebuah permulaan. 
Dorongan kompetisi yang tak kenal henti dan tuntutan pasar 
terhadap perbaikan membuat fokus bisnis pada inovasi sangat 
penting.
 
5. Kolaborasi. 
 
Sudah menjadi sifat dari netpreneur menjadi kolaboratif. Anda 
tidak bisa bekerja sendiri di pergerakan dengan kecepatan
seperti ini. Internet memungkinkan Anda melibatkan banyak 
pemilik perusahaan dalam setiap langkah. Mulai dari kelahiran
sebuah produk melalui riset, pembangunan produk, pengemasan,
pengiriman, support dan proses perbaikan yang terus berjalan.
 
6. Jadilah Penggerak Distribusi. 
 
Tantangan nyata dari dunia bisnis saat ini adalah distribusi
–penyebaran merek serta identitas produk dan jasa Anda -.
Satu hal yang paling terasa, internet memperkecil hambatan 
distribusi. Untuk itu, Anda harus membangun merek dan saluran
distribusi demi kesinambungan kesuksesan bisnis. 
 
7. Fokus Pada Niche Market. 
 
Internet menjangkau dan mendistribusi kesempatan bisnis pada pasar
baru yang terbuka. Karena itu, netpreneur harus memfokuskan pada 
sektor pasar yang terdefinisi dengan baik -yaitu pada niche market
atau pasar ceruk- agar dapat meraih posisi dominan atau menemukan
pasar yang belum atau kurang terlayani. Walau kenyataannya,
kesempatan yang paling menggairahkan terletak pada menciptakan
pasar yang baru.
 
8. Jadilah Multidisipliner. 
 
Perusahaan dalam era ekonomi baru seperti sekarang menciptakan 
solusi dengan mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu seperti
teknologi, content, grafis, layanan dan hubungan. Karena itu,
seorang netpreneur sukses biasanya memahami berbagai disiplin
ilmu.

KAMUS MANAJEMEN SDM

May 10, 2008

Ability adalah sutu ciri biologis yaang memungkinkan seseorang melakukan sesuatu yang bersifat mental atau fisik. suka kita dengar seperti di sepak boal ability..kemampuan fisik dan mental.

Accomodation Stage Sociality adalah semua aktivitas sosial yang dilakukan atau dialami setelah memperoleh pekerjaan atau memasuki suatu organisasi.

Achievment Need adalah orang yang memilikikebutuhan berprestasi yang tinggi memperolehkepusan dari penyelesaia tugas.

Assesment Centres adalah suatu teknik evaluasi yang menggunakan latihan situasi yang mengidentifikasikan pegawai yang dapt promosi, dapat dilatih dan sangat berpotensi.